Pages

Dian Bagus Eka Permana (10410100054)

Jumat, 18 Februari 2011

1. Nama/Profil Organisasi ; Istana Disc
2.Alamat Organisasi ; Jalan Basuki rahmat kab.Tuban,Jawa Timur
3.Usaha Utama ; Bidang Persewaan
4. Jelaskan Proses Bisnis Organisasi (jelaskan masih manual atau sudah komputerisasi)?
            Istana Disc bergerak dalam bidang persewaan kaset dvd/cd dan merupakan rental terbesar di kabupaten tuban. Istana Disc baru memakai komputerisasi pada tahun 2009 dengan mengggunakan system database.
            Berikut ini merupakan perancangan system basisdata :
  Data member (anggota) dalam hal ini adalah konsumen dari penyewaan kaset VCD/DVD merupakan masyarakat luas yang mendaftarkan diri terlebih dahulu dengan menyerahkan identitas diri dan juga bukti setoran atau pendapatan (slip gaji, pembayaran rekening listrik, dll).
  Untuk keterlambatan pengembalian kaset diberikan sanksi yang berupa denda, yang dihitung perhari setelah melewati batas tanggal pengembalian buku. Satu hari keterlambatan pengembalian harus membayar denda Rp 1.000,- perkaset, jika lebih dari satu hari maka dihitung Rp 1.000,- dikalikan dengan jumlah hari keterlambatan pengembalian perbuku .
  Harga sewa VCD adalah Rp 3.000,- perkaset, sedangkan DVD Rp 4.000,-. Peminjaman minimal 4 kaset mendapat potongan 10%. Bagi yang berulang tahun, mendapat potongan 10% berapapun orang tersebut meminjam kaset. Pengembalian kaset 4 hari.
  Khusus untuk data anggota hanya data orang-orang yang telah mendaftarkan diri sebelumnya, diluar itu tidak diperkenankan sama sekali untuk menyewa kaset VCD/DVD.
  Sedangkan untuk laporan peminjam, peminjam dibagi menjadi dua yakni peminjam aktif dan peminjam pasif. Peminjam aktif adalah anggota (member) yang setidaknya meminjam minimal 2 buah kaset per bulan, sedangkan peminjam pasif adalah anggota yang meminjam kaset kurang dari 2 buah kaset per bulan atau tidak sama sekali.
            Tentang Sytem
Petugas rental VCD/DVD dibanyak tempat rental selama ini seringkali menggunakan buku dan jurnal-jurnal untuk mencatat semua transaksi penyewaan yang ada. Karena terbatasnya sarana yang ada maka adanya sistem komputer sangat dibutuhkan. Sistem komputer ini meliputi sistem informasi penyewaan, misalnya untuk melakukan pencatatan transaksi petugas rental hanya perlu memasukkan data-data yang diperlukan dalam suatu basis data dan menyimpannya.
Sistem pencatatan transaksi kaset film yang dilakukan secara manual berlangsung lama dan butuh ketelitian, karena anggota (member) rental berjumlah sangat banyak.Sedangkan petugas ingin sesuatu yang serba praktis dan cepat.
Analisis sistem penyewaan kaset VCD/DVD terdiri dari tiga tahap yaitu pengumpulan data yang diperlukan melalui survei, permasalahan yang dihadapi pada pemakaian sistem yang telah ada dan pemecahan masalah dengan sistem baru. Adapun tahap-tahapnya adalah :
· Survei
Survei dilakukan dengan mendatangi rental-rental VCD/DVD yang masih menggunakan siste manual yakni dengan meminta data pada petugas rental tentang sistem administrasi penyewaan yang selama ini dipakai dan mewawancarai petugas tentang jalannya sistem penyewaan yang ada. Survei juga meliputi penelitian terhadap keadaan rental. Penelitian yang dilakukan adalah dengan mengamati cara pencatatan transaksi yang dilakukan oleh petugas rental dalam melayani anggota (member) yang melakukan transaksi penyewaan kaset. Sedangkan data yang diberikan oleh petugas perpustakaan meliputi, data sistem penyewaan kaset, data sistem pengembalian kaset, dan data dari sistem lain yang berlaku di rental VCD/DVD yang bersangkutan yang berlaku pada saat itu.
Sistem yang ada di rental tersebut baru meliputi sistem penyewaan kaset, sistem pengembalian kaset dan sistem pemesanan kaset. Sistem penyewaan dimulai bila seorang anggota / pelanggan rental membawa kaset yang ingin disewanya ke petugas rental untuk dicatat sebagai transaksi penyewaan kaset, petugas rental akan mencatat kode kaset, judul kaset, nomor anggota dari member, tanggal penyewaan dan tanggal pengembalian kaset kemudian menyimpannya sebagai arsip penyewaan. Sistem pengembalian kaset dapat dilakukan bila member mengembalian kaset yang telah disewanya. Pengembalian tidak dicatat lagi sebagai transaksi, melainkan hanya mencoret transaksi penyewaan. Dari catatan transaksi penyewaan inilah petugas rental mengetahui apakah pengembalian kaset itu melebihi batas waktu yang ditentukan, jika melebihi batas waku yang telah ditentukan maka penyewa akan dikenai denda. Selain kedua sistem tersebut terdapat juga sistem pemesanan kaset. Sistem ini ditujukkan untuk anggota yang ingin menyewa kaset tetapi kaset yang dimaksud sedang disewa oleh orang lain.
· Permasalahan yang dihadapi pada pemakaian sistem yang telah ada
Sistem yang selama ini dipakai ternyata tidak efisien untuk pembuatan laporan dan kurang terjaga keamanannya. Jika petugas rental ingin membuat laporan maka arsip yang ada harus dikumpulkan dan dicatat satu persatu, tentu saja hal ini membuat petugas rental harus meluangkan waktu lebih banyak untuk pengerjaan tugas ini.
· Pemecahan masalah dengan sistem baru
Permasalahan yang ada dapat diatasi dengan sistem baru yaiu sistem komputer. Jadi setiap transaksi yang terjadi, data kaset yang ada dan data anggota / member yang ada disimpan dalam suatu database. Laporan yang dibutuhkan akan ditampilkan secara otomatis tanpa harus menghitung secara manual lagi. Serta laporan tersimpan rapi, resiko kehilangan data lebih kecil lagi, serta jumlah pekerja yang dibutuhkan tidak sebanyak ketika semua proses yang dikerjakan oleh petugas dilakukan secara manual.
· Struktur organisasi rental VCD/DVD secara umum:
Koordinator
Karyawan
    
Petugas



Peran :
a. Koordinator
Mengawasi anggota, memeriksa laporan bulanan, menyediakan kaset baru, dan menentukan tujuan kedepan.


b. Petugas
Melayani pelanggan, merawat kaset, merekap laporan keuangan dan ikut menjaga kelangsungan rental.
Tabel Analisis Sistem
JENIS ANALISIS
KELEMAHAN SISTEM LAMA
SISTEM YANG DIAJUKAN
Performance ( kinerja ) :
Kemampuan menyelesaikan tugas (jumlah produksi) dlm jangka waktu tertentu
Sistem pendataan penyewaan, baik pencatatan data penyewa, transaksi penyewaan dan pembayaran secara manual berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pendataannya. Selain itu pendataan secara manual akan memakan waktu lama yang tidak menentu.
Sistem berbasis komputer, yaitu mengunakan prangkat lunak untuk proses pendataan penyewaan, meminimalisir terjadinya kesalahan dalam data penyewa, transaksi penyewaan / pengembalian, transaksi pembayaran serta dapat secara otomatis mengukur ketepatan tenggal pengembalian vcd, sehingga dapat diterapkannya aturan seperti denda keterlambatan, sehingga kerugianpun dapat terminimalisirkan.
Information: Analisis laporan-laporan yg digunakan untuk menghasilkan informasi bagi manajemen dlm pengambilan keputusan.
Sistem yang dilakukan secara manual sangat memperlambat proses transaksi sehingga aliran informasipun sangat lama.
Teknologi berbasis komputer menjadikan proses informasi berlangsung cepat.
Economic: penilaian dampak sistem baru terhadap pengurangan biaya dan keuntungan yg akan didapatkan oleh perusahaan.
Dalam waktu yang panjang memungkinkan terjadinya kerugian yang sangat besar, karena tidak terkontrolnya data – data penyewa & transaksi penyewaan / pengembalian, sehingga memungkinkan sekali adanya vcd yang tidak kembali. Begitu pula data keterlambatan dll, yang memungkinkan kerugian besar karena tdak berlakunya denda atau sangsi.
Dalam jangka pendek biaya yg dikeluarkan cukup besar. Tetapi untuk jangka panjang lebih sedikit karena hanya mengeluarkan biaya perawatan komputer. Kita mampu mengontrol arus pinjam, kembali vcd dllnya dengan baik sehingga akan menghasillkan keuntungan yang lebih.
Control: kontrol dilaksanakan untuk meningkat kinerja sistem, mendeteksi kesalahan, menjamin keamanan data, informasi dan persyaratan
Sistem penyewaan vcd secara manual akan sulit terkontrol karena pemrosesan data dilakukan oleh manusia sehingga kemungkinan terjadinya kesalahan sangat besar.
Sistem berbasis komputer dapat memudahkan kontrol sehingga dpt menekan terjadinya kesalahan.
Eficiency: analisis proses agar dapat menghasilkan output yg diharapkan dengan pemborosan seminimal mungkin.
Sistem penyewaan vcd secara manual kurang efisien karena perlu melakukan dokumentasi secara manual
Sistem berbasis komputer lebih efisien karena dokumentasi dilakukan secara otomatis.
Services: analisis pelayanan agar terjadi peningkatan pelayanan yg lebih baik.
Pelayanan kpd pelanggan akan terasa kurang optimal, karena dengan sistem yang berjalan sekarang pelanggan masih mengalami antri lama untuk proses penyewaan / pengembalian dan pembayaran karena prosesnya dilakukan manual.
Pelayanan lebih singkat karena pemrosesan dilakukan oleh komputer, sehingga pelanggan memiliki waktu yang lebih longgar untuk hal lain, kepentingannya sendiri.
2.2. Batasan-batasan Sistem
Dalam permasalahan yang timbul di dalam sistem ini merupakan gabungan antara maksud dari teknik pelaporan dan masalah yang ditimbulkan,dari tujuan yang mengacu pada sistem rental VCD/DVD dan memberikan pengaruh persepsi tentang kemudahan sikap dan kebiasaan masyarakat dalam memperoleh sumber hiburan yang layak dan dapat dilakuakn dengan mudah, disamping itu secara umum memberikan gambaran batasan tentang :
· Bagaimana sistem ini bekerja? dan proses yang terjadi?
· Bagaimana para pelangan/member dapat menyewa, memesan dan mengembalikan kaset di rental?
· Bagaimana pemilik rental mengetahui tingkat perkembangan usahanya secara periodik?
· Bagaimana ER-D dan skema yang terjadi antar member dengan petugas?
Batasan mengenai sistem ini meliputi hal yang di atas, sebagian besar hal ini banyak menunjuk kearah peminjaman, penelitian pun perlu dilakukan supaya terarah dan tepat pada sasaran.
Selain itu ruang lingkup sistem yang dijadikan objek
· Level
Sistem yang nanti akan merawat kami jadikan objek adalah merupakan knowledge-level system, mendukung pekerja organisasi yang bekerja pada bagian data dan knowledge. Tujuan dari knowledge-level system adalah untuk membantu perusahaan untuk mengintegrasikan adanya knowledge baru kedalam perusahaan dan membantu organisasi untuk mengendalikan aliran dokumen dalam perusahaan.
· Fungsi
Sedangkan fungsi dari sistem yang akan dibuat adalah untuk membantu perusahaan mengintegrasikan adanya knowledge baru kedalam perusahaan dan membantu organisasi untuk mengendalikan aliran dokumen dalam perusahaan.
2.3. Bentuk-bentuk laporan
Laporan-laporan yang ada dalam suatu rental VCD/DVD yakni terdiri dari:
· Laporan Penyewaan
· Laporan data member
· Laporan data VCD/DVD
· Laporan data karyawan
Seluruh laporan tersebut dibuat secara rutin dengan jangka waktu:
· Laporan data harian
· Laporan data mingguan
· Laporan data tahunan


5. Dalam Ranah Aplikasi Database termasuk kelompok yang mana ? Jelaskan mengapa !
            Menggunakan ranah aplikasi database personal computer database karena dalam perusahaan ini system database tidak saling berhubungan dengan departemen lain.
6. Jika anda diminta mengembangkan sistemnya, apa yang akan anda lakukan !
            Karena dalam proses ini masih untuk memasukan data masih input manual mungkin bisa di gunakan dengan system otomatis registrasi pada mesin dengan tampilan sederhana dan mudah dipahami dengan banyak sekali fitur bantuan yang memungkinkan pengguna mampu melakukan pengisian dengan benar  meskipun orang awam.
7. Jika anda menggunakan literatur sebagai sumber jawaban, sertakan di halaman terakhir tentang Daftar Pustaka
www.software-id.com
www.docstoc.com

outbond SI 2010

Minggu, 19 Desember 2010

di susun oleh ; Dian Bagus Eka Permana (10410100054)



Berikut adalah sedikit rangkuma dari saya tentang outbond SI berdasi 2010.



Rabu, 15 Desember 2010

SI..SI..SI..
will be act,will be fight and the winner..


siapa kalian????

The winner..the winner...the winner..
Never be the loser...

Mars SI:
Areg SI..3x itulah kami..
Areg SI..3x ga pernah mati..
Kita selalu mandiri..berprestasi...
Cuma SISTEM INDFORMASI..prodi kami yang slalu sehati..

Areg SI..3x sing nomer siji
Areg SI..3x paleng digoleki
Anaknya selalu happy..yo wes pasti
Kita tak akan berhenti...
Teriakaann...

AREk SI...AREk SI...AREk SI...
kami bisa....


Itulah semboyan kita.itulah yel-yel kita..STIKOM SURABAYA-prodi SISTEM INFORMASI
yang slalu kita kumandangkan penuh semangat dan tak pernah lelah saat outbond berdasi 2010 batch 2 minggu lalu..

Seluruh kemampuan,tenaga dan waktu kita luangkan untuk mengikuti acara tersebut dengan semangat dan rasa persatuan yang tinggi,serta adanya rasa solidaritas antara sesama jurusan SISTEM INFORMASI..

Inilah salah satu acara pemersatu seluruh komponen SISTEM INFORMASI yang ada di STIKOM SURABAYA..
Disini kita diajarkan untuk saling membangun kepercayaan antar tiap masing masing individu serta dituntut menjadi lebih disiplin dalam waktu.karna sesngguhnya waktu adalah uang.artinya suatu kesempatan yang tidak harus kita siasiakan karena kesalahan kita sendiri.sungguh hal
yang sangat tidak mudah untuk kita wujudkan dengan sebegitu banyaknya anggota SI yang ada disini.
Namun disamping itu semua rasa semangat serta kemampuan yang diikuti dengan suatu niat kita terbukti bisa saling bersatu dan membaur satu sama laen.bukan hanya dengan komunitas SI..kita juga bisa bersatu dengan prodi-prodi lain dalam satu bendera yaitu STIKOM SURABAYA.itu semua juga tertanam pada semboyan kita..KAMI BISA!!
Makna yang sangat dalam dan harus kita wujudkan.
Hal yang sangat bermanfaat sekali untuk membangun kepribadian mahasiswa dalam kehidupan serta membangun rasa tanggung jawab dalam bekerja kelak.acara tersebut mampu membuat suatu kekompakan antar tim dalam beraktifitas.banyak sekali acara yang dibuat panitia agar dapat bersatu,merasakan kuatnya rasa tali persaudaraan antar sesama SI,membangun team work yang sangat baik serta dapat menjunjung tinggi rasa sportivitas dalam berkompetisi.

saya akan sebutkan berbagai acara dalam outbond berdasi 2010 yang setiap game memiliki sebuah makna dalam team work:
Pada kelompok besar:
1.game membuat kreasi dari pipa air.
Makna:disni walaupun kita dicampur menjadi satu dalam prodi yang berbeda itu tidak menyurutkan niat kita untuk membaur menjadi satu dan membuat suatu kreasi yang sangat unik dan menarik.adanya kerja sama tim serta kreatifitas dituangkan dalam game ini.
Sehingga pekerjaan akan cepat selsesai jika semua anggota mampu bekerja sama dan saling mendukung.

Pada kelompok kecil:
1.pipa bertumpuk diatas kepala
Makna:disni kita dituntut untuk membangun team work yang bagus,saling menutupi kekurangan rekan serta harus adanya komunikasi yang baik antar sesama,dan ketika atasan memberikan suatu pekerjaan maka kita harus berusaha secepat mungkin menyelsaikannya.karena hidup adalah berkompetisi

2.spyder wall
Makna:disini dalam artian bekerja sama namun adanya rasa saling gotong royong antar anggota.serta tidak mendahulukan ego.kita mendorong n memberi spirit satu persatu rekan yang maju dahulu ketika dia mndapat suatu pekerjaan.sehingga kita dengan mudah menyelsaikannya

3.mencari rekan dalam 1 homogen dengan suatu code
Makna:ini adalah suatu game yang mampu mencari rekan homogen tanpa mata.namun maknanya adalah.kita mengerti bahwa suatu simbol yang mereka kluarkan merupakan jalan bagi kita untuk memperluas jaringan kita dalam bekerja sesama keahlian.sehingga dengan persamaan suatu simbol ini merupakan alat untuk pemersatu komunitas yang homogen
4.kereta buta
Makna:disini peran seorang leader atau pemimpin sangat dibutuhkan.leader diharap mampu untuk mengarahkan setiap anggotanya untuk berjalan lurus dalam menyelsaikan suatu maslah..serta disni kita dituntut untuk saling percaya antar individu sehingga rasa persaudaraan sangat lengkap disni.

5.membawa bola dengan tali
Makna:harus ada nya keseimbangan antar anggota kelompok ketika dituntut untuk emnyelsaikan suatu pekerjaan.yang harus kita mulai dari bwah dulu sampai keatas hingga berjalan untuk membwa msalah itu.namun dsni dbutuhkan seorang leader yang bertugas mengarahkan setiap anggota agar dapat serempak.

6.memasukkan paku kedalam botol
Makna:inilah game yang sangat mempercayai seorang leader untuk dapat mencapai suatu tujuan.karena ketika semua anggota tidak dapat melihat seorang leader harus mampu mengarahkan anggota nya.dan kita harus kompak dalam mencapai itu semua

7.membawa balon dikepala
Makna:sebuah tujuan apabila ingin tercapai maka harus adanya kekompakan dalam tim.kita saling membaur menjadi satu,berusaha agar pekerjaan itu tidak gagal dan selesai tepat waktu.

Begitulah makna dari setiap game yang telah kita selsaikn dengan baik.

Ketika game telah usai kita pada malam harinya mengikuti acara jerit malam.disni kita berjalan-jalan malam mengelilingi area kami untuk mencari pos-pos yg telah dtentukan panitia.
Dalam pos pertama kita disuguhi suatu permasalahan.
Yaitu ketika berada dalam suatu kapal yang akan segera tenggelam..lebih mana dahulu yang akan diselamatkan.antara lansia,ank kecil,ibu hamil dan perawat..
Kelompok kami memlih ibu hamil dan perawat.
Alasanya yaitu:ketika kita menolong ibu hamil berarti kita telah menyelamatkan 2 orang manusia..yaitu ibu dan anaknya.lalu perawat akan membantu ibu itu dalam proses persalinan.

apa yang harus dilakukan pemerintah untuk kemajuan teknologi di indonesia?

Minggu, 12 Desember 2010

Mengingat kemajuan teknologi yang semakin pesat dan tidak bisa di duga perkembanganya , hal ini membuat para orang tua resah karena mayoritas anak lebih menghabiskan waktunya di depan layar komputer , contohnya saja pada internet yang semakin banyaknya situs - situs yang tidak baik alias " porno ".

Orang tua sendiri tidak mampu mengawasi anakya setiap waktu,mengingat orang tua di jaman sekarang sangat sedikit yang mengerti kemajuan teknologi , sehingga sebagai akibat mereka sangat resah terhadap tumbuh kembang anak karena kemajuan teknologi juga sangat berpengaruh terhadap kemajuan tumbuh kembang anak. DI himbau terhadap pemerintah agar memberikan jaminan keamanan internet terhadap para pengguna apa lagi jika anank kecil yang berjejaring.Blokir semua situs porno dan berikan para generasi penerus kita pendidikan sejak dini .Tidak hanya di sekolah , pedidikan tersebut di berikan tapi berikan himbauan mereka lewat media masa.


DIAN BAGUS EKA PERMANA (10410100054)

Kasus IT

Minggu, 21 November 2010

Dian Bagus Eka Permana (10410100054)

    Dampak Komputer Bagi Kesehatan

Tenyata tak selamanya kemajuan dunia komputer berdampak positif bagi manusia. Salah satu hal yang paling mudah diamati adalah dampak komputer bagi kesehatan individu pemakainya. Dan dari semua keluhan kesehatan yang pernah ada, kebanyakan keluhan datang dari para pengguna laptop. Laptop atau notebook sebagai sarana mobile-computing memang dirancang seefesien mungkin untuk dapat dengan mudah dibawa ke manapun. Namun efesiensi yang didapat dari penggunaan laptop ini rupanya harus dibayar mahal dengan mengorbankan faktor ergonomic yang sangat berperan dalam menjamin kenyamanan dan kesehatan sang pemakai.
Salah satu kasus gangguan kesehatan dalam penggunaan laptop dialami oleh  Danielle Weatherbee (29 tahun) dari Seattle, seperti yang ditulis dalam buku Using Information Technology. Karena kebiasaannya sehari-hari yang mempergunakan laptop di mana pun berada, ia kemudian mengalami gangguan tulang belakang. Setelah diperiksa, dokter mendapati tulang belakangnya sudah seperti seorang berusia 50 tahun. Inilah salah satu akibat dari dikorbankannya nilai ergonomic sebuah barang, dalam hal ini laptop.
Secara luas, memang dikenal beberapa gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh pemakaian komputer, antara lain Repetitive Stress/Strain Injury (RSI), Kelelahan Mata dan Sakit Kepala, Sakit Punggung dan Leher, dan Medan Elektromagnetik. Lebih lanjut mengenai Repetitive Stress/Strain Injury (RSI) sendiri adalah sakit pada pergelangan tangan, lengan, tangan dan leher karena otot-ototnya harus bekerja cepat dan berulang. Hal ini dapat menjadi semakin parah jika sang pemakai komputer tidak memperhatikan faktor ergonomic pemakaian komputer dalam jangka waktu lama. Faktor ergonomic sendiri sangat perlu diperhatikan untuk memperoleh kenyamanan dan posisi ideal yang sehat bagi tubuh selama pemakaian komputer.
Yang kedua adalah kelelahan mata dan sakit kepala. Sebenarnya ini merupakan keluhan yang paling banyak dikeluhkan para pemakai komputer, Computer Vision Sindrome (CVS) sendiri merupakan kelelahan mata yang dapat mengakibatkan sakit kepala, penglihatan seolah ganda, penglihatan silau terhadap cahaya di waktu malam, dan berbagai masalah penglihatan lainnya.
Untuk masalah medan elektromantik (EMF), sebenarnya telah marak dibicarakan dalam beberapa tahun terakhir ini. Banyak pihak yang mengkhawatirkan dampak medan magnetic yang terdapat pada berbagai jenis peralatan elektronik, termasuk komputer, terhadap para pemakainya. Mulai dari ketakutan akan gangguan kelahiran yang menyebabkan bayi lahir cacat hingga gangguan yang menyebabkan kanker, pernah menjadi isu seputar dampak medan magnetic. Akan tetapi hingga saat ini belum ada yang tahu pasti mengenai kebenaran dugaan tersebut. Namun begitu, di negara-negara maju seperti Inggris, pemerintahnya telah menganjurkan agar anak-anak di bawah umur mengurangi pemakaian barang-barang yang bermedan elektronik, termasuk komputer bagi anak. Menanggapi kekhawatiran tersebut, Federal Communication Commission (FCC) sebenarnya telah membuat pengukuran khusus yang disebut Specifik Absorption Rate (SAR). SAR sendiri berfungsi untuk menyediakan data tingkat radiasi dari tiap type ponsel yang ada.(dna)

SITEM INFORMASI STRATEGIS

Sabtu, 13 November 2010

oleh Dian Bagus Eka Permana (10410100054) : 




SISTEM INFORMASI STRATEGI

Sitem Informasi Strategi : adalah suatu sistem yang membantu perusahaan mendapatkan keunggulan kompetitif melalui kontribusinya pada tujuan strategis perusahaan dan kemampuannya untuk meningkatkan kinerja dan prokdutivitas .SIS dikarakterisasikan melalui kemampuannya untuk secara signifikan mengubah cara bisnis dilakukan,agar dapat memberi perusahaan keunggulan strategis . Sistem informasi apapun yang mengubah tujuan,proses , produk,atau hubungan lingkungan untuk membantu perusahaan mendapatkan keunggulan kompetitif atau mengurangi kelemahan bersaing,disebut sebagai sistem informasi strategis.

Model Tekana Persaingan :   merupakan suatu kerangka analisis struktur industri yang digunakan untuk mendeskripsikan kekuatan tawar-menawar dalam industri yang meliputi lima faktor komprehensif yaitu persaingan antara pemain industri, ancaman dari produk substitusi, kemungkinan masuknya pesaing baru, kekuatan tawar-menawar dari pemasok, dan kekuatan tawar menawar dari pembeli (Thompson, et al. 2005).
1. Ancaman Pendatang Baru :Berat ringannya ancaman pendatang baru tergantung pada hambatan masuk dan reaksi dari para pesaing yang telah ada di mana pendatang baru akan memasuki industri atau pasar tersebut. Jika hambatan masuk ke industri tinggi dan pendatang baru dapat dikalahkan oleh para pesaing yang telah ada, maka perusahaan secara nyata tidak akan mendapatkan ancaman serius dari pendatang baru. Hambatan masuk dikatakan kuat, apabila :
1. Skala ekonomi luas. Skala ekonomis mengarah pada upaya penurunan biaya per unit produk. Skala ekonomi menghalangi pendatang baru karena faktor ini memaksa pesaing untuk memilih industri dengan skala besar (yang umumnya beresiko tinggi dan berbiaya tinggi) atau harus menerima ketidak-unggulan biaya (profitabilitas yang lebih rendah).
2. Diferensiasi produk besar. Differensiasi produk artinya perusahaan yang mapan memiliki identifikasi merek dan loyalitas cutomer yang berakar pada periklanan, pelayanan pelanggan, perbedaan produk dimasa yang lampau. Diferrensiasi menciptakan hambatan masuk dengan memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya yang besar untuk mengatasi loyalitas pelanggan yang ada.
3. Kebutuhan modal besar. Kebutuhan untuk menanamkan sumberdaya keuangan yang besar agar dapat bersaing menciptakan hambatan masuk.
4. Akses ke saluran distribusi yang luas. Hambatan masuk dapat ditimbulkan dengan adanya kebutuhan dari pendatang baru untuk mengamankan distribusi produknya. Bilamana saluran distribusi untuk produk tersebut telah ditangani oleh perusahaan yang telah mapan, perusahaan baru harus membujuk saluran tersebut agar menerima produknya melalui cara-cara seperti penurunan harga dan diskon.
5. Biaya beralih pemasok besar. Hambatan masuk tercipta dengan adanya biaya beralih pemasok, semakin tinggi biaya beralih pelanggan, semakin tinggi hambatan masuk bagi pendatang baru
6. Dilindungi oleh peraturan pemerintah. Kebijakan pemerintah dapat membatasi pendatang baru dengan peraturan perijinan, peraturan periklanan, dan sebagainya

2. Kekuatan tawar-menawar dari pemasok Pemasok menyediakan dan menawarkan input yang diperlukan untuk memproduksi barang atau menyediakan jasa oleh industri atau perusahaan. Organisasi di dalam suatu industri bersaing antar satu dengan lainnya untuk mendapatkan input seperti bahan baku dan modal. Apabila pemasok mampu mengendalikan perusahaan dalam hal penyediaan input, sedang industri tidak mempunyai kemapuan untuk mengendalikan pemasok maka posisi tawar industri menjadi lemah dan sebaliknya psosisi tawar pemasok menjadi kuat. Kekuatan tawar menawar pemasok tinggi apabila :
1. Jumlah pemasok utama. Pemasok didominasi oleh beberapa perusahaan dan lebih terkonsentrasi dibandingkan industri dimana para pemasok menjual produknya
2. Ketersediaan substitusi. Pemasok tidak menghadapi produk pengganti lain untuk dijual kepada industri
3. Produk kelompok pemasok terdiferensiasi atau pemasok telah penciptaan switching cost.
4. Ancaman integrasi dari pemasok. Kelompok pemasok memperlihatkan ancaman yang meyakinkan untuk melakukan forward integration
5. Biaya beralih pemasok. Biaya peralihan yang harus dikeluarkan cukup tinggi apabila berganti pemasok

3. Kekuatan tawar-menawar dari pembeli: Pembeli atau pelanggan di sini terdiri dari pelanggan individu dan pelanggan organisasi. Dalam industri pertambangan tidak terdapat perantara antara industri dengan pemakai atau konsumen akhir. Pelanggan mempunyai posisi tawar yang kuat apabila :
1. Jumlah konsumen sedikit. Semakin sedikit jumlah konsumen berarti semakin sulit bagi penjual untuk memperoleh alternatif pembeli jika pembeli beralih. Kondisi ini membuat penjual bersedia memberikan hadiah atau kelonggaran dalam bentuk lain kepada pembeli.
2. Daya beli konsumen rendah. Semakin rendah daya beli konsumen berarti semakin sulit bagi penjual untuk memperoleh konsumen karena kemampuan kemampuan konsumen sangat terbatas.
3. Biaya berganti merek rendah. Jika biaya yang harus dikeluarkan pembeli untuk beralih pada brand pesaing atau produk substitusi adalah rendah, maka kekuatan kompetitif pembeli cukup kuat.
4. Loyalitas konsumen rendah. Semakin tinggi tingkat loyalitas konsumen, semakin kuat posisi tawar-menawar mereka.
5. Informasi yang dimiliki lengkap. Jika pembeli memiliki informasi yang baik tentang produk penjual, harga dan biayanya. Semakin baik informasi yang dimiliki pembeli, semakin kuat posisi tawar-menawar mereka.

4. Ancaman dari produk substitusiProduk pengganti dapat memberikan pilihan bagi pelanggan dan akan mengurangi keuntungan perusahaan. Tersedianya produk substitusi di pasar membuat pembeli membandingkan kualitas, performa dan harga produk dengan produk substitusinya. Tekanan dari tiga faktor adalah :
1. Harga dari produk substitusi cukup atraktif bagi pembeli
2. Apakah produk substitusi memiliki kualitas , performance, dan atribut lain yang dapat memuaskan pembeli.
3. Tingkat kemudahan pembeli untuik beralih kepada produk substitusi
Produk substitusi yang tersedia di pasar dengan harga atraktif menciptakan tekanan persaingan dengan adanya plafon harga bagi perusahaan pemain dalam industri sehingga mereka harus memberikan insentif agar pembeli tidak beralih pada produk substitusi

5. Persaingan antara pemain industriAnalisis pesaing memungkinkan suatu organisasi menilai apakah organisasi tersebut dapat bersaing dengan sukses di dalam suatu pasar yang memberikan peluang-peluang keuntungan. Persaingan antara pemain industri dikatakan kuat, apabila :
1. Jumlah pesaingnya bertambah, serta ukuran perusahaan pesaing dan kapabilitasnya menjadi relatif sama.
2. Jika permintaan pasar bertumbuh lambat.
3. Jika kondisi industri membuat pesaing menggunakan strategi pemotongan harga atau senjata kompetitif lain untuk meningkatkan unit volume penjualan secara signifikan.
4. Jika salah satu atau lebih pesaing tidak puas dengan posisinya di pasar dan meluncurkan tindakan untuk memperkuat posisinya dengan memanfaatkan expense dari pesaing-pesaingnya
5. Jika biaya beralih customer kepada brand lain rendah
6. Persaingan meningkat dalam proporsi sampai ukuran pembalasan kesuksesan dari manuver strategis suatu perusahaan
7. Jika biaya untuk keluar dari industri lebih tinggi daripada biaya untuk tetap berada dalam industri dan bersaing
8. Jika pesaing semakin beragam dalam visi, sumber daya dan asal negara
9. Jika perusahaan kuat dari luar negeri mengakuisisi perusahaan lemah dalam negeri dan meluncurkan tindakan agresif dengan dana yang sangat mencukupi untuk merubah perusahaan yang baru di akuisisinya menjadi pemain besar di pasar.
Analisis di atas ditujukan untuk mengetahui intensitas persaingan dalam kemampulabaan dalam industri, serta mengetahui kekuatan yang paling berpengaruh dalam perumusan strategi suatu industri (Porter, 1998). Kekuatan masing-masing dari lima kekuatan bersaing tersebut merupakan fungsi struktur industri, sedangkan kekuatan kolektif kelima kekuatan bersaing tersebut menentukan kemampuan industri secara progresif dalam mencapai keuntungan yang diharapkan.

Referensi :Porter, Michael E., 1998, Competitive Strategy: Techniques for analyzing Industries and competitor, The Free Press, New York.
Thompson Jr. Arthur A., Strickland III, A.J., Gamble, John E., 2007, Crafting and Executing Strategy : the quest for competitive Advantage concepts and cases. Mc Graw-Hill Company Inc., New York.


TEORI -TEORI ATAU STRATEGI YANG BIASA DIGUNAKAN SIS DALAM MENGHADAPI 5 MODEL TEKANAN PORTER:
perusahaan secara terus menerus mencoba untuk mengembangkan strategi yang ditujukan untuk mencapai posisi menguntungkan dan berkelanjutan dalam menghadapi kelima tekanan porter.porter dan para ahli lainnya mengajukan berbagai macam strategi untuk mendapatkan keunggulan kompetitif berikut beberapa yang biasa digunakan dalam menangani masalah tersebut
1. strategi kepemimpinan biaya
2.strategi diferensiasi
3.strategi relung pasar (niche)
4.strategi pertumbuhan
5.strategi inovasi
6.strategi aliansi
7.strategi efektivitas operasional
8.strategi orientasi pada pelnaggan
9.strategi waktu
10.strategi halangan masuk
11.strategi mengikat pelanggan atau pemasok
12.strategi meningkatkan biaya beralih